Terbungkam.

Assalamualaikum Geng!!

HULAAAA bulan baru nih, Februari 2019.
Alhamdulillah yah kita masih diberikan umur sampai detik ini, semoga setiap perpanjangan umur kita selalu diberkahiNya yaa, aamiin.


Aku udah jarang cerita kemanapun nih, mau itu ke temen apalagi di social media (twitter, instagram, fb, dll).
Mungkin kalo yg follow twitter ku (kalian pasti temen ku) udh tau kalo aku biasa nulis kejadian sehari hari tapi aku kemas dengan kata kata yang bisa diterjemahkan dalam berbagai makna.

Itu bukan tanpa maksud, itu semua kutulis agar punya arti yang berbeda-beda bagi setiap pembacanya. (Halah, maksudnya sih biar enggak ketauan aja lagi cerita apa, haha)

Sekarang aku sedang rindu, rindu menulis lagi,
Tapi saat kucoba membuat tulisan, aku selalu berpikir dua kali.

Misal,

Aku suka sekali membuat tulisan untuk menasihati diriku sendiri, tapi sisi lain diriku bilang 'ah kamu tau apa tentang asam basa kehidupan Al? Jangan sok deh!'

Ingin sekali menulis sesuatu yang manis dan indah, tapi diriku yg lain lagi lagi bilang 'berharap diberikan ucapan seperti ini dari siapa?!'
Atau bahkan, ketika aku ingin menulis tentang kesedihan, diriku yang entah kenapa ini selalu mengingatkan 'kamu tidak selemah itu sampai harus kau curahkan'.

Ini membuatku rindu, dengan menulis.
Entah kenapa sekarang seperti ada pembatas pengingat diri yang bilang bahwa kita harus "menjadi" sosok yang sempurna, kuat, dan bijaksana.

Ah, manusia macam apa itu?
Betul nyata kah mereka?

Sebagian diriku yang "mengingatkan" itu baik sebetulnya, membiarkan orang lain tidak mengetahui seluruh ceritaku dan lebih mengajakku untuk menyerahkan diri padaNya.

Tapi semakin diingatkan, ternyata semakin rindu rasanya, menjadi pribadi perasa yang biasa.

Hari ini, aku mulai menulis lagi, dimulai dengan kegelisahanku,
Mungkin benar, diriku yang lain itu "mengingatkan" agar aku tidak kebablasan.

Tapi sesekali untuk mengenang, boleh kan? Hehe.


Kalau kalian gimana?
Ada sesuatu yang amat kalian sukai dan merasa terbungkam?
Wah coba diselidiki, kirakira apakah dengan bungkamanmu sekarang ini menjadikan mu pribadi yang lebih baik?

Apapun itu, semoga aku, kamu, dan kita semua menjadi pribadi yang lebih baik disetiap tambahan detiknya, semoga juga bisa menjadi pengingat satu sama lain di setiap goresannya, aamiin.

Semangat ya,
Karena kamu, berharga.

Ps. Maaf jelek banget nih tulisannya, ini ditulis sambil nungguin dosen dateng, dan aku lagi sendirian! Hehe.

Komentar

Postingan Populer