TERANG DAN GELAP.




Assalamualaikum!

Kemarin malam, saya melihat bulan yang indah berada tepat di atas genteng rumah, 
cerah bersinar namun tak mampu mengalahkan gelapnya langit malam,
Lalu saya ingat, bulan akan berubah gaya, saat kita melihat dari lokasi yang berbeda
Bulan akan berubah, dari yang hanya sesimpul dan akhirnya besar sampai kita bisa melihatnya seperti sebesar kepala kita.

Lalu, lagi lagi saya meng-analogi-kannya, coba tebak dengan apa? 
Iya! Dengan cerita yang kita ukir disini, didunia.

Mungkin kita pernah merasa sangat terang, bersinar bagai sesuatu yang sangat indah, namun kita tidak bisa mengalahkan takdirNya.
Mungkin, kita pernah merasa sangat besar, tapi mungkin banyak juga yang melihat kita bukan apa apa, karena kita sama, sama-sama manusia, cipataanNya.

Ya, semua itu masih mungkin, karena satu satunya yang pasti di dunia ini, adalah ketidakpastian (anonym).

Jadi, yuk mengerti sedikit (meski saya juga belum mengerti), bahwa sudut pandang yang berbeda itu indah! Tidak selamanya perbedan itu menimbulkan kebencian yang mendalam! Dan menjadi terang memang indah, namun gelapnya bukan lah sebuah keburukan, selalu ada cerita baru karena yang bikin cerita gapernah tidur. 

Komentar

Postingan Populer